iPhonesia - Mobile Photography Community

Home News Nature Abstract Photography

Nature Abstract Photography

Bosen sama cara motret dan foto yang gitu-gitu aja? Gimana kalau nyobain teknik motret yang sedikit nyeleneh sekaligus menciptakan foto yang agak unik?

Dengan tutorial di bawah ini, kamu bisa menghasilkan suatu karya seni yang keluar dari pakem. Caranya gimana? Kita simak yuk.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 6

Rotational Slow Shutter Image

Sub judul di atas adalah nama dari teknik yang akan kita pakai di pembahasan kali ini. Caranya sederhana, kamu cukup menggunakan speed lambat (long exposure) hingga beberapa detik, lalu putarlah kamera yang sedang memotret itu dalam sebuah gerakan melingkar.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 10

Hasilnya seperti di atas, cukup menarik kan? Kayak lukisan gitu hasilnya.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 13

Kombinasi dari perputaran dan shutter dengan kecepatan lambat itulah yang akan menghasilkan efek pergerakan melingkar yang tampak blur dan indah.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 12

Untuk menghasilkan motion blur yang berbeda, kamu bisa mencoba berbagai kombinasi antara waktu exposure dan kecepatan dalam memutar kamera.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 11

Semakin cepat kamu memutar kamera, hasil fotonya akan semakin blur. Semakin lambat putaran akan semakin tajam detail pada subjekmu, terutama di bagian tengah dari gambar.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 8

Slow Shutter Cam App

 

Aplikasi ini sebenarnya lebih banyak digunakan untuk menciptakan foto long exposure dari air terjun, sungai, atau untuk membuat gambar light trail. Tetapi kali ini kita akan menggunakannya sedikit diluar kebiasaan.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 9

How To

Pertama-tama yang perlu kamu lakukan adalah pergi ke luar ruangan carilah tumbuhan atau bunga untuk difoto. Kamu bisa pergi ke halaman rumah, hutan, atau taman kota terdekat.

Yang kamu cari adalah sekumpulan bunga atau daun yang rimbun dalam ukuran yang sama. Kalau ada sebuah bunga atau daun yang tampak menonjol, kamu dapat menggunakannya sebagai titik tengah dari perputaran kamera nantinya.

 

Seperti pada contoh di bawah, tampak sekumpulan daun yang warnanya lebih mencolok dibanding yang lain, maka ia diletakkan di tengah-tengah komposisi. In my example shot below, you’ll see that one leaf stands out a bit more than the others, so I placed it in the center of my composition. Seperti inilah penampakan bila menggunakan aplikasi slow shutter cam.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 19

Sebelum kamu mulai memotret, tap pada icon di kanan bawah untuk masuk ke menu settings:

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 20

Set resolusi foto pada angka tertinggi (pada iPhone 6s tertinggi adalah 12 megapixels):

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 21

Biarkan settingan yang lain seperti apa adanya, lalu tap done untuk kembali ke camera view. Setelah itu aturlah capture setting dengan tap icon di bagian kiri bawah:

 

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 22

Untuk tujuan kita kali ini, kita hanya perlu merubah Blur Strength dari Medium menjadi High. Kecepatan ‘default’ pada 8 detik biasanya sudah cukup, tapi bereksperimenlah dengan berbagai kecepatan. Setelah itu tap kembali icon ‘iris’ tersebut untuk kembali ke camera view.

Sekarang kamu telah siap untuk memotret! Penampakannya akan seperti di bawah ini, bedanya yang ada di layar kamera adalah tumbuhanmu sendiri.:

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 23

Pastikan bagian paling menonjol pada scene terletak di bagian tengah dari frame. Lalu tap tombol shutter di bagian bawah, dan secara pelahan putarlah iPhone mu baik searah jarum jam maupun berlawanan. Jagalah agar bagian utama dari bunga atau tumbuhan tetap berada di pusat putaran.

Saat exposure 8 detik telah selesai, akan muncul 3 pilihan di bagian bawah layar (Clear, Edit, dan Save):

 

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 24

Kalau hasilnya kacau, jangan putus asa! Diperlukan beberapa kali percobaan untuk mendapatkan gambar yang bagus. Kalau kamu tidak suka dengan hasilnya, jangan ragu untuk memilih Clear lalu mencobanya lagi.

Gambar di bawah ini menjadi contoh bahwa meskipun titik pusatnya bergeser, fotonya masih dapat berguna dengan melakukan cropping. Atau menggunakan komposisi ‘off-center’.

Hingga di sini, kamu mungkin berkata bahwa fotonya tampak ‘washed’ dan ‘uninspiring’. Hal ini normal adanya, karena itulah mereka menambahkan opsi Edit setelah exposure selesai. Tap pada pilihan Edit, dan kamu akan melihat ini:

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 25

Biarkan opsi Frezee seperti apa adanya, kita mulai dari Contrast:

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 15

Naikkan tingkat contrast karena biasanya foto ‘asli’nya akan berada pada kondisi low contrast, setelah itu tingkatkan juga saturasinya untuk mendapatkan foto yang lebih vivid.

Gunakan juga opsi Brightness untuk mengatur kecerahan fotomu. Terakhir, gunakan opsi Hue untu mengatur warna hijau yang tampil pada foto.

 

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 16

Jika kamu memotret tumbuhan yang tidak berwarna hijau, opsi Hue bisa jadi tidaklah penting. Tetapi, untuk subjek berwarna hijau pilihan Hue akan menambah intensitas warna tersebut.

Setelah kamu merasa puas dengan hasilnya, tap opsi Save pada bagian kanan atas di layar. Selamat! Kamu telah menghasilkan sebuah gambar alam yang abstrak!

 

Further Inspiration

Untuk jenis slow shutter unik lainnya, kamu bisa menggerakkan cameramu ke atas dan bawah dimana teknik ini akan berfungsi dengan baik pada pepohonan.

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 17

 

Slow Shutter Abstract iPhone Photo 18

Tentunya teknik ini tidak hanya berlaku untuk foto ‘nature’. Kamu bisa mencobanya untuk berbagai macam subjek. Kuncinya adalah eksperimen karena kamu gak akan pernah tau dengan hasilnya.

Selamat mencoba dan bersenang-senang!

-RAA-

-inspired to inspiring-

Photo and Article Source: http://iphonephotographyschool.com/slow-shutter-abstract/

 

Add a comment

Skip to toolbar