iPhonesia - Mobile Photography Community

Home News Porsi Langit Dalam Sebuah Foto Landscape

Porsi Langit Dalam Sebuah Foto Landscape

Bagi para penggemar foto landscape, terkadang pernah merasakan kebingungan untuk memasukkan unsur langit di dalam komposisi sebuah fotonya. Mau seberapa banyak sih langit memenuhi satu frame foto kita. Apakah sepertiga bagian atas? Setengah? Atau bahkan dua per tiga bagian pada foto.

 

Pada dasarnya, horizontal (cakrawala) dalam foto landscape terdapat empat pilihan komposisi. Komposisi yang pertama yaitu horizon yang menampilkan langit hanya menempati satu per tiga bagian atas foto, yang kedua yaitu horizon pemisah bumi dan langit yang terletak pada setengah bagian foto. Untuk komposisi horizon yang ketiga adalah langit dengan tampilan dua per tiga pada foto. Dan yang terakhir yaitu horizon (cakrawala) yang tidak ditampilkan sama sekali pada foto landscape.

Horizontal Berada pada Satu Per Tiga Bagian Foto Landscape Karya Abdul Aziz Via Fotokita.Net

Horizontal Berada pada Satu Per Tiga Bagian Foto Landscape Karya Abdul Aziz Via Fotokita.Net

Tidak Ada Horizontal pada Bagian Foto Landscape Karya Abdul Aziz Via Fotokita.Net

Tidak Ada Horizontal pada Bagian Foto Landscape Karya Abdul Aziz Via Fotokita.Net

Di samping rasa bingung saat memotret, namum kita pasti sering menemukan foto landscape yang  menampilkan ruang kepada langit yang cukup banyak dalam komposisi fotonya. Membuat foto dengan komposisi langit yang cukup banyak biasanya dilakukan para penikmat foto bentang alam ini karena terpana oleh bentuk awan yang lucu, warna biru langit yang cerah, dan yang tidak kalah penting karena warna dramatis yang muncl saat matahari terbit dan terbenam.

 

Bagi Reynold Sumayku, seorang fotografer yang pernah bekerja pada National Geographic Indonesia, pilihan semacam itu merupakan pilihan yang kurang tepat. Menghasilkan foto yang memiliki porsi langit yang banyak hanya karena awan yang unik, dramatisnya langit dengan warna yang mentereng mungkin indah dari sisi grafis. Namun menurut fotografer yang pernah menyelesaikan 23 feature stories untuk National Geographic Indonesia ini, hal itu kurang penting.

 

Reynold mengatakan hal tersebut kurang penting bukan tanpa alasan. Pasalnya fotografer yang sudah bergabung pada NGI pada tahun 2005 ini mengacu pada semboyan National Geographic yaitu “menginspirasi orang untuk peduli kepada Planet Bumi”. Megutip kata – kata Reynold pada tulisannya di Fotokita.Net, pasti kita akan mengiyakan maksud alasan yang diutarakan sebelumnya. Dan inilah kata – kata yang disampaikannya, “Pada saat semangat itu diterjemahkan ke dalam pemotretan landscape, hal yang penting adalah menangkap realita bentang alam. Lagipula, kata geographic memang mengacu kepada bentang alam dan rupa bumi”.

 

Realita bentang alam dan arti kata geographic. Ya itulah benang merah yang seharusnya kita tangkap saat memotret landscape. Oleh karena itu, dia menyarankan jika ingin memasukkan unsur langit dalam komposisi foto adalah setengah dari frame foto dan itu maksimal meskipun langit sedang bagus. “Lho itukan National Geographic, kan beda sama kita – kita yang emangnya cuma suka bikin foto bagus.”. Memang tidak ada salahnya pemilihan porsi langit dalam sebuah foto yang kita buat karena itu adalah hak semua orang. Namun alangkah lebih baik jika kita membuat foto yang bagus lagi memiliki arti bukan?

 

“Lalu apakah jika kita memotret dengan porsi langit yang banyak itu tidak berarti?”. Tidak semua kondisi. Pemotretan bentang alam yang menonjolkan porsi yang lebih besar kepada langit juga ada yang berarti pada beberapa kondisi. Kondisi ini biasanya karena memang ada hal penting yang ingin disampaikan.

 

Beberapa contoh foto yang menampilkan porsi langit yang besar adalah saat pemotretan star trail (meskipun belum bisa banyak dilakukan oleh kamera mobilephone) dan juga informasi mengenai cuaca buruk. Lagi pula jika semua kondisi memasukkan lebih banyak unsur langit dibandingkan rupa bumi bukan menjadi foto landscape lagi yang tercipta, tapi menjadi foto skyscape 😀 (becanda).

Star Trail Karya Randry Tama via Fotokita.Net

Star Trail Karya Randry Tama via Fotokita.Net

Cuaca Buruk Karya Surendra via Fotokita.Net

Cuaca Buruk Karya Surendra via Fotokita.Net

JFS

 

Sumber:

https://fotokita.net/blog/2014/06/foto-lanskap-perlu-langit-seberapa-banyak/

http://stories.reynoldsumayku.com/?page_id=4283

 

Sumber Foto:

https://fotokita.net/blog/2014/06/foto-lanskap-perlu-langit-seberapa-banyak/

 

Add a comment

Skip to toolbar